AKTUALISASI PRINSIP “DIGUGU LAN DITIRU” DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS GURU PAI DI ABAD-21

Authors

  • M. Afiqul Adib UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.5806/jh.v3i3.100

Keywords:

Teacher quality development, digugu lan ditiru, learning garden

Abstract

In the 21st century, the role of education is increasingly becoming the spearhead to prepare society for the challenges of changing times. Students will be more critical in the learning process, so the teacher here must be a figure who can really be relied on, can really be an idol figure for students. The principle in the Javanese language, namely “digugu lan ditiru”, seems to need to be applied by teachers in facing the challenges of the 21st century. This article was written using library research. The information gathering strategy used is documentation. The presentation of the data is carried out according to the existing procedures, then conclusions are also drawn and verification of the research carried out. The results of this study indicate that the method of exemplary and habituation carried out by Islamic religious education teachers greatly influences the psychology of students. If religious values ??are embedded in students and are properly nurtured, they will naturally grow into good personalities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asrijal. (2015). Efektivitas Fungsi Balai Diklat Kementerian Agama Sulawesi Selatan Terhadap Kualitas Guru PAI di Makassar. Jurnal Biotek, 3(2).

Cahyaningrum, E. S., Sudaryanti, & Purwanto, N. A. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Materi Bola Basket Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Ketanggungan. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2).

Darmanistyas. (2015). Pendidikan yang memiskinkan. Intrans Publishing.

Efferi, A. (2014). Aspek-Aspek Penilaian Kualitas Guru PAI. Edukasia?: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2).

Kristati, S. (2016). GURU:Insan Akademik Yang Mesti Berbudaya. Jurnal Ilmiah WUNY, 8(2).

Masyhud, S., & Khusnurdilo. (2003). Manajemen Pondok Pesantren. Diva Pustaka.

Maunah, B. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Kepribadian Holistik Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(1).

Muhammad, D. H., & Luayyin, R. H. (2022). Kontekstualisasi Pendidikan Islam Perspektif Ulul Albab Dalam Era Literasi Digital. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan …, 8(1).

Mulyasa. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Bumi Aksara.

Mustaqim, A. (2017). Pendidikan Humanisme Ki Hajar Dewantara: (Tinjauan Dari Sudut Pandang Pendidikan Islam). Tafhim Al-’Ilmi, 9(2).

Nasir, M. (2013). Profesionalisme Guru Agama Islam: Sebuah Upaya Peningkatan Mutu melalui LPTK. Dinamika Ilmu, 13(2).

Santoso, F. B. (2018). Pengembangan Kompetensi Guru di Era Revolusi Industri 4.0. Seminar Nasional - Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Syarnubi, S. (2019). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Religiusitas Siswa Kelas IV di SDN 2 Pengarayan. Tadrib, 5(1).

Uno, H. B. (2010). Profesi Kependidikan. Bumi Aksara.

Wahid, A. H., Muali, C., & Qodratillah, K. R. (2018). Pengembangan Karakter Guru dalam Menghadapi Demoralisasi Siswa Perspektif Teori Dramaturgi. Jurnal MUDARRISUNA, 8(1).

Wahyuni, S. (2013). Profesi Guru Adalah Panggilan Ilahi. Antusias, Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 3(5).

Warsono, W. (2017). Guru: Antara Pendidik, Profesi, dan Aktor Sosial. The Journal of Society & Media, 1(1).

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

M. Afiqul Adib. (2022). AKTUALISASI PRINSIP “DIGUGU LAN DITIRU” DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS GURU PAI DI ABAD-21. JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 3(3), 73-82. https://doi.org/10.5806/jh.v3i3.100