PERSPEKTIF GURU SEKOLAH DASAR TERKAIT PENGGUNAAN MIND MAPPING DALAM MENYEIMBANGKAN OTAK KANAN DAN OTAK KIRI SISWA

Authors

  • C. Prastya Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Bali
  • I. W. Suastra Universitas Pendidikan Ganesha, Bali
  • I. B. P. Arnyana Universitas Pendidikan Ganesha, Bali

DOI:

https://doi.org/10.5806/jh.v2i4.45

Keywords:

perspektif guru sekolah dasar, mind mapping, keseimbangan otak kanan dan otak kiri

Abstract

Abstract: Our educational pattern is still oriented to the development of the left brain, the development of the right brain does not receive an important portion, even if there is only a little or just a little. In the current development of science, the development of the right brain is very necessary, this is related to the fact that in the right brain there is emotional intelligence which actually determines the success of a person's life. This type of research is descriptive qualitative research. The data collection method used an open and closed questionnaire with 9 questions given to 10 elementary school teachers in Buleleng District. Data analysis was carried out with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusions/verification. The results showed that all teachers have a perspective that learning done with mind mapping techniques can balance the students' right and left brains. Learning is easier for children to understand because there is a combination of pictures and words. The content contained in mind mapping, namely pictures and words, symbolizes the performance of the child's right and left brain. The child's right brain is related to art or pictures, emotions, social, while the left brain is related to the ability to write words, the ability to analyze, and logic.

Abstrak: Selama ini pola pendidikan kita masih berorientasi pada pengembangan otak kiri saja, pengembangan otak kanan kurang mendapat porsi yang penting, kalaupun ada itu hanya sedikit atau sekedarnya saja. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan saat ini perkembangan otak kanan sangat diperlukan, hal ini terkait bahwa dalam otak kanan terdapat kecerdasan emosional yang justru lebih banyak menentukan keberhasilan hidup seseorang.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perspektif guru terkait penggunaan mind mapping dalam menyeimbangkan otak kanan dan kiri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan kuesioner terbuka dan tertutup sebanyak 9 pertanyaan yang diberikan kepada 10 orang guru sekolah dasar di Kecamatan Buleleng. Analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru memiliki perspektif bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan teknik mind mapping dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri siswa. Pembelajaran lebih mudah dipahami anak karena terdapat gabungan antara gambar dan kata. Konten yang terkandung dalam mind mapping yaitu gambar dan kata melambangkan kinerja otak kanan dan kiri anak. Otak kanan anak berkaitan dengan seni atau gambar, emosi, sosial, sedangkan otak kiri berkaitan dengan kemampuan menuliskan kata, kemampuan menganalisis, serta logika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, R. 2019. Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir kreatif Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan. 1(1), hlm. 1-8.

Astriany, N. 2015. Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Penggunaan Mind Map Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Bekasi Utara. Jurnal Pendidikan Dasar. 6(1), hlm. 177-189.

Buzan, T. 2004. Mind Map untuk Meningkatkan Kreativitas. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Buzan, T. 2005. Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Buzan, T. 2006. Use Your Brain (Gunakan Memori Annda) diterjemahkan oleh Alexander Sindoro, Edisi Millenium. Batang : Interaksara.

Edward, Caroline. 2009. Mind Mapping Untuk Anak Sehat dan Cerdas. Yogyakarta: Sakti.

Hidayat, F, M. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS DI Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 4(2), hlm. 121-130.

Huda, M. 2015. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kementerian Agama Republik Indonesia. 2021. Sebanyak 70% Siswa Sulit Memahami Materi Selama Pembelajaran Daring. Direktorat Pendidikan Agama Islam. Tersedia pada http://www.pendis.kemenag.go.id/pai/berita-214-sebanyak-70-siswa-sulit-memahami-materi-selama-pembelajaran-daring.html. Diakses pada 11 Desember 2021.

Latifah, A. Z., Hidayat, H., Mulyani, H., Fatimah, A. S., & Sholihat, A. 2020. Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Kreativitas Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan. 21(1), hlm. 38-50.

Marwan, ibrahim, Awang, M. I., & Sufriadi. (2021). Kepuasan Kerja Guru Secara Optimal Dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar. JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 2(3), 98-104

Olivia, F. 2008. Gembira Belajar dengan Mind Mapping. Jakarta : Gramedia.

Setyarini, D. 2018. Metode Pembelajaran Mind Map untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Anak Didik Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah “Pendidikan Dasar”. 6(2), hlm. 30-44.

Susanti, S. 2016. Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 1(1), hlm. 25-37.

Windura, S. 2013. Mind Map untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua. Jakarta : Elex Media Komputindo.

Downloads

Published

2021-12-31

How to Cite

prastya, candra, Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. . (2021). PERSPEKTIF GURU SEKOLAH DASAR TERKAIT PENGGUNAAN MIND MAPPING DALAM MENYEIMBANGKAN OTAK KANAN DAN OTAK KIRI SISWA. JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 2(4), 62-71. https://doi.org/10.5806/jh.v2i4.45